Semua
orang cendrung berpikir bahwa hardskills adalah segalanya. Kenyataanya
hardskills tanpa sofskills sama dengan nol besar. Dengan sofskills anda bisa
lebih efektif menggunakan kemampuan teknis dan pengetahuan faktual. Itulah
alasan kenapa soft skills sangat penting bagi kesuksesan di lingkungan kerja
yang keras dan saling sikut sesuai dengan kondisi dunia bisnis saat ini.
Setiap
orang selalu mencoba untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan hidup. Faktanya
keduanya hanya bisa diselaraskan. Kendalikan diri anda dan tanamkan untuk
berani mencoba.
Ada
pepatah mengatakan “Dengan mencoba kamu memiliki 2 pilihan yaitu gagal atau
sukses, tapi jika kamu tidak ingin mencoba artinya tidak ada pilihan, kamu
benar-benar gagal”.
Tidak
ada keberhasilan tanpa sebuah resiko. Apa yang anda perlukan selama berada di
perusahaan?
Nola seorang teman saya
kini bekerja di sebuah perusahaan ternama di daerah kami, dia bercerita tentang
keseharian serta masalahnya di kantor. Pagi itu akan dilaksanakan rapat
mengenai evaluasi hasil pendapatan perusahaan dengan produk terbaru yang akan
diluncurkan dalam waktu dekat ini. Sebagai seorang sekretaris, Nola
mempersiapkan segala yang diperlukan sebelum rapat dimulai. Dia melihat atasannya
gelisah seperti ada sesuatu yang sedang ia pikirkan. Dia bertanya kepada
atasannya dan jawaban yang ia peroleh bahwa bosnya takut produk baru yang akan
diluncurkan kurang disukai oleh masyarakat. Nola mengambil inisiatif untuk
menenangkan bosnya dengan mengatakan produk ini pasti digemari karena sesuai
dengan kebutuhan masyarakat. Nola mencoba menyelami apa yang dirasakan bosnya
dan meyakinkan bosnya agar tidak ragu dan takut untuk meluncurkan produk
tersebut. Tak lama atasanya kembali bertanya apa semua sudah siap, dengan cepat
dia menganggukan kepala.
Saat dimulainya rapat yang dihadiri
oleh seluruh kepala department dan perwakilan divisi, direktur dan jajaran
lainnya ternyata Nola baru sadar bahwa ia melupakan sesuatu. Itu adalah laporan
tentang percobaan produk baru kepada beberapa masyarakat sebelum diluncurkan.
Tiba saatnya laporan itu digunakan dan atasan memintanya tapi Nola hanya
menggelengkan kepala. Laporan itu adalah inti pembahasan dari rapat tersebut.
Direktur terlihat kecewa dan mengatakan bahwa rapat ditunda sampai waktu yang
ditentukan dan semua benar-benar siap.
Atasan Nola memberikan
kritik dan peringatan keras atas kesalahan fatal yang dilakukannya. Nola
mengoreksi diri dan memperbaiki kesalahanya.Rapat selanjutnya berlangsung.
Semua berjalan dengan lancer dan direktur perusahaannya benar-benar puas dengan
rapat tersebut. Atasannya memberikan selamat kepada Nola karena mempersiapkan
segalanya dengan baik.
Setelah itu dia mulai tampil dengan
penuh percaya diri. Menunjukan bagaimana kehebatannya setelah gagal sebelumnya
dan mengoreksi dirinya. Rapat-rapat selanjutnya berjalan sukses berkat
ketelitian nya mempersiapkan segala sesuatu sebelum rapat dimulai.
Saya
mengambil cerita tersebut untuk memberikan contoh nyata kepada anda tentang
dunia bisnis terkhususnya dalam pekerjaan.
Didalam
dunia kerja anda harus benar-benar siap untuk segala sesuatunya. Anda tidak
boleh mengatakan ya tentang sesuatu yang belum anda pastikan. Seperti Nola
dalam cerita diatas yang mengatakan ya padahal semua belum ia cek lengkap
tidaknya dokumen yang di butuhkan. Tapi Nola benar dalam mencoba memahami
maksud ataasannya yang takut akan gagalnya produk yang akan diluncurkan.
Anda dituntut untuk mampu menangani pengkritik yang
ada di kantor, seperti Nola yang menjadikan pengkritik itu guru dalam
memperbaiki dirinya. Ia juga dengan bangga memperlihatkan betapa percaya
dirinya ia kini dengan prestasi yang ia peroleh, yakni keberhasilan setiap
rapat berkat ketelitiannya dalam mempersiapkan segalanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar