Kamis, 14 Mei 2015

”Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Soft Skills”

Semua orang cendrung berpikir bahwa hardskills adalah segalanya. Kenyataanya hardskills tanpa sofskills sama dengan nol besar. Dengan sofskills anda bisa lebih efektif menggunakan kemampuan teknis dan pengetahuan faktual. Itulah alasan kenapa soft skills sangat penting bagi kesuksesan di lingkungan kerja yang keras dan saling sikut sesuai dengan kondisi dunia bisnis saat ini.
Setiap orang selalu mencoba untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan hidup. Faktanya keduanya hanya bisa diselaraskan. Kendalikan diri anda dan tanamkan untuk berani mencoba.
Ada pepatah mengatakan “Dengan mencoba kamu memiliki 2 pilihan yaitu gagal atau sukses, tapi jika kamu tidak ingin mencoba artinya tidak ada pilihan, kamu benar-benar gagal”.
Tidak ada keberhasilan tanpa sebuah resiko. Apa yang anda perlukan selama berada di perusahaan?
Nola seorang teman saya kini bekerja di sebuah perusahaan ternama di daerah kami, dia bercerita tentang keseharian serta masalahnya di kantor. Pagi itu akan dilaksanakan rapat mengenai evaluasi hasil pendapatan perusahaan dengan produk terbaru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini. Sebagai seorang sekretaris, Nola mempersiapkan segala yang diperlukan sebelum rapat dimulai. Dia melihat atasannya gelisah seperti ada sesuatu yang sedang ia pikirkan. Dia bertanya kepada atasannya dan jawaban yang ia peroleh bahwa bosnya takut produk baru yang akan diluncurkan kurang disukai oleh masyarakat. Nola mengambil inisiatif untuk menenangkan bosnya dengan mengatakan produk ini pasti digemari karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Nola mencoba menyelami apa yang dirasakan bosnya dan meyakinkan bosnya agar tidak ragu dan takut untuk meluncurkan produk tersebut. Tak lama atasanya kembali bertanya apa semua sudah siap, dengan cepat dia menganggukan kepala.
Saat dimulainya rapat yang dihadiri oleh seluruh kepala department dan perwakilan divisi, direktur dan jajaran lainnya ternyata Nola baru sadar bahwa ia melupakan sesuatu. Itu adalah laporan tentang percobaan produk baru kepada beberapa masyarakat sebelum diluncurkan. Tiba saatnya laporan itu digunakan dan atasan memintanya tapi Nola hanya menggelengkan kepala. Laporan itu adalah inti pembahasan dari rapat tersebut. Direktur terlihat kecewa dan mengatakan bahwa rapat ditunda sampai waktu yang ditentukan dan semua benar-benar siap.
Atasan Nola memberikan kritik dan peringatan keras atas kesalahan fatal yang dilakukannya. Nola mengoreksi diri dan memperbaiki kesalahanya.Rapat selanjutnya berlangsung. Semua berjalan dengan lancer dan direktur perusahaannya benar-benar puas dengan rapat tersebut. Atasannya memberikan selamat kepada Nola karena mempersiapkan segalanya dengan baik.
Setelah itu dia mulai tampil dengan penuh percaya diri. Menunjukan bagaimana kehebatannya setelah gagal sebelumnya dan mengoreksi dirinya. Rapat-rapat selanjutnya berjalan sukses berkat ketelitian nya mempersiapkan segala sesuatu sebelum rapat dimulai.
Saya mengambil cerita tersebut untuk memberikan contoh nyata kepada anda tentang dunia bisnis terkhususnya dalam pekerjaan.
Didalam dunia kerja anda harus benar-benar siap untuk segala sesuatunya. Anda tidak boleh mengatakan ya tentang sesuatu yang belum anda pastikan. Seperti Nola dalam cerita diatas yang mengatakan ya padahal semua belum ia cek lengkap tidaknya dokumen yang di butuhkan. Tapi Nola benar dalam mencoba memahami maksud ataasannya yang takut akan gagalnya produk yang akan diluncurkan.
Anda dituntut untuk mampu menangani pengkritik yang ada di kantor, seperti Nola yang menjadikan pengkritik itu guru dalam memperbaiki dirinya. Ia juga dengan bangga memperlihatkan betapa percaya dirinya ia kini dengan prestasi yang ia peroleh, yakni keberhasilan setiap rapat berkat ketelitiannya dalam mempersiapkan segalanya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar